Seluruh Kehidupan Terkandung dalam Satu Pikiran
Dalam ajaran Hwaeom terkandung makna bahwa segala sesuatu berada di dalam yang satu, dan yang satu berada di dalam segala sesuatu. Bahkan sebutir debu mengandung prinsip seluruh dunia, dan setetes air pun mengandung sifat laut.
Satu pikiran dalam batin kita bukanlah hal kecil. Ketika satu pikiran jernih, ia berlanjut menjadi kata dan tindakan, lalu mengubah arah hari. Sebaliknya, ketika satu pikiran menjadi keruh, satu momen kecil dapat mengarah pada penderitaan besar.
Satu hari juga demikian. Jika kita menjalani satu hari dengan baik, satu bulan berubah; ketika bulan-bulan berkumpul, satu tahun berubah; dan ketika tahun-tahun berkumpul, semuanya menjadi satu kehidupan. Batin yang tidak memperlakukan satu momen pun dengan ceroboh adalah awal praktik.
Tentu saja, menata satu pikiran saja tidak berarti semuanya langsung sempurna. Namun tanpa meluruskan batin pada momen kini, praktik yang panjang pun tidak dapat berjalan jauh. Kehidupan besar terbentuk di dalam momen-momen kecil.
Hari ini, jangan meremehkan satu pikiran pun; tegakkan dengan jelas dan lurus batin yang muncul pada saat ini.
Seperti satu butir debu memuat prinsip seluruh dunia, satu pikiran memuat arah kehidupan. Satu hari tersusun dari momen-momen yang terkumpul. Hari ini, lihatlah dengan jelas dan lurus satu pikiran yang muncul sekarang.