Sabda hari ini

Lihatlah Esensi Melampaui Namanya

2026 . 03 . 20

Satu makhluk bisa disebut dengan banyak nama. Nama-namanya bisa berbeda, tetapi hakikat yang ditunjuknya bisa sama. Namun jika kita hanya melekat pada nama dan berkeras bahwa semuanya berbeda, kita kehilangan hakikatnya.

Kitab suci menjelaskan hal ini dengan contoh banyak nama Sakra Devanam Indra. Jika seseorang membuat persembahan dengan satu nama sambil mencela nama yang lain, itu adalah kebodohan yang memisahkan bagi diri sendiri apa yang pada akhirnya merupakan makhluk yang sama. Jika kita melekat pada nama, sulit untuk menerima kebajikan dan kebijaksanaan.

Dalam praktik, hal yang sama sering terjadi. Jika kita melekat pada gagasan seperti, “Guru kami yang terbaik,” “Hanya metode kami yang benar,” atau “Hanya ungkapan saya yang tepat,” kita berhenti pada bentuk dan bukan pada kebenaran. Itu seperti memperdebatkan bentuk jari yang menunjuk bulan, tetapi tidak melihat bulan itu sendiri.

Kata dan nama, bentuk dan metode, semuanya adalah sarana terampil. Yang penting adalah hakikat yang ditunjuk oleh semua sarana itu. Apakah kita menyebutnya kekosongan, Jalan, atau pencerahan, nama-namanya bisa berbeda, tetapi yang perlu kita lihat adalah satu.

Hari ini, jangan terikat pada nama dan wujud; lihatlah langsung hakikat yang ditunjuk oleh semua ungkapan itu.

Jika kita terpaku pada nama, kita kehilangan esensinya; ketika kita melihat hakikatnya, kita tidak bertengkar soal nama.

Nama dapat berbeda, tetapi hakikat yang ditunjuknya dapat satu. Ketika kita melekat pada nama dan bentuk, kita kehilangan kebenaran. Hari ini, lihatlah hakikat di balik kata dan nama.

Tinjauan AI lulus · T3_major · Diterbitkan setelah pra-tinjauan AI
Laporkan terjemahan
Lihatlah Esensi Melampaui Namanya
Lihatlah Esensi Melampaui Namanya komik
Tokoh utama memegang banyak label nama dan mulai berdebat seolah semuanya berbeda.
Hyedal Sunim menunjukkan jari yang menunjuk ke bulan di luar label nama.
Nama hanyalah sarana terampil yang menunjuk ke bulan; esensinya bersinar sebagai satu cahaya.
Tokoh utama meletakkan label nama dan melihat ke arah yang ditunjuk oleh kata-kata.
Di bawah sinar bulan, banyak nama menetap dengan tenang, dan hanya esensinya yang tetap cerah.