Sabda hari ini

Memercayai Sifat Kebuddhaan dalam Diri Sendiri

2026 . 04 . 26

Kerendahan hati bukan berarti menganggap diri tidak berharga. Di dalam setiap orang ada sifat kebuddhaan, benih untuk menjadi Buddha.

Ketika kepercayaan itu hadir, ucapan dan tindakan menjadi lebih hati-hati, dan hidup bergerak ke arah yang lebih benar. Kebiasaan lama tidak hilang dalam semalam, tetapi kepercayaan pada benih yang jernih di dalam diri memberi arah pada latihan.

Hari ini, semoga kita memercayai sifat yang jernih di dalam diri dan melatih diri dengan penuh perhatian.

Ketika kita percaya bahwa benih Buddha ada dalam diri kita, kehidupan bergerak ke arah yang lebih lurus.

Kerendahan hati bukan berarti menganggap diri tidak berharga. Di dalam setiap orang ada sifat kebuddhaan, benih untuk menjadi Buddha. Ketika kepercayaan itu hadir, ucapan dan tindakan menjadi lebih hati-hati, dan hidup bergerak ke arah yang lebih benar. Hari ini, semoga kita memercayai sifat yang jernih di dalam diri dan melatih diri dengan penuh perhatian.

Tinjauan AI lulus · T3_major · Diterbitkan setelah pra-tinjauan AI
Laporkan terjemahan
Memercayai Sifat Kebuddhaan dalam Diri Sendiri
Memercayai Sifat Kebuddhaan dalam Diri Sendiri komik
Tokoh utama menundukkan kepala, hanya melihat kekecilan dan kekurangan.
Hyedal Sunim menunjukkan benih kecil sifat kebuddhaan yang bersinar di dalam hati.
Kerendahan hati bukanlah sikap merendahkan diri sendiri; itu berarti mempercayai benih asli di dalamnya.
Tokoh utama memercayai kemungkinan di dalam dirinya dan melangkah ke arah yang benar.
Benih itu memancarkan cahaya hangat, secara diam-diam menerangi jalan kehidupan.