Nirwana Tanpa Sisa Poin Menuju Pembebasan Lengkap
Nirwana tanpa sisa mengacu pada keadaan nirwana lengkap yang diajarkan dalam agama Buddha. Ada penjelasan mengenai nirwana dengan sisa, yang mana penderitaan telah lenyap sementara tubuh kelima kelompok unsur kehidupan masih ada, dan nirwana tanpa sisa, yang mana bahkan tubuh telah berakhir dan tidak ada penyebab kelahiran kembali yang tersisa.
Kata tanpa sisa berarti tidak ada yang tersisa, dan kata dasar menunjukkan pada apa seseorang bergantung. Ini berarti pembebasan tertinggi di mana penderitaan telah dilenyapkan, bahkan berfungsinya lima kelompok unsur kehidupan telah berakhir, dan tidak ada penyebab kelahiran dan kematian yang tersisa.
Dalam agama Buddha awal, dijelaskan bahwa seorang arhat memasuki nirwana tanpa sisa pada saat kematiannya. Ini tidak hanya berarti kematian. Artinya ketidaktahuan, yang merupakan akar dari kelahiran dan kematian, telah sepenuhnya padam, sehingga tidak ada lagi penyebab samsara yang tersisa.
Dalam Buddhisme Mahayana dan Buddhisme Seon, ajarannya melangkah lebih jauh dan mengungkapkan bahwa kelahiran dan kematian dan nirwana bukanlah dua hal. Seperti yang dikatakan dalam ajaran, hakikat pikiran pada mulanya tidak pernah muncul dan tidak pernah musnah; kebenaran tertinggi melampaui perbedaan yang disebut kelahiran-dan-kematian dan nirwana.
Oleh karena itu, nirwana tanpa sisa tidak hanya berarti suatu dunia yang jauh. Makna nirwana dapat kita pelajari di tempat kita melihat secara langsung hakikat penderitaan dan memastikan wajah aslinya sebelum timbul suatu pemikiran. Hari ini, lepaskan secara diam-diam satu keterikatan yang selama ini Anda pegang tanpa sisa.
Nirwana tanpa sisa berarti pembebasan tertinggi dimana penopang tubuh dan pikiran habis dan tidak ada lagi penyebab kelahiran dan kematian. Di tempat Seon, ini berlanjut sebagai praktik melihat wajah asli melampaui perbedaan antara kelahiran-kematian dan nirwana.