Pikiran yang Menciptakan Kondisi dan Pikiran yang Melihat Sifat Asli Itu Berbeda
Semua pembelajaran dan semua kitab suci pada akhirnya kembali ke satu tempat yang disebut batin. Namun bergantung pada cara kita melihat batin, jalan makhluk biasa dan jalan orang bijak menjadi berbeda.
Makhluk biasa mengikuti indra dan pikiran, menciptakan kondisi, dan kondisi itu meneruskan arus kelahiran dan kematian. Sebaliknya, praktisi menembus tempat batin yang lebih dalam, sifat asli, memutus belenggu kondisi baru, dan melihat buah nirwana.
Dengan istilah yang sulit, ini adalah latihan membedakan kebiasaan yang tersimpan dalam kesadaran alaya dari sifat asli batin tathagatagarbha. Sederhananya, ini bertanya apakah kita akan terus berguncang di permukaan batin, atau langsung melihat akar batin.
Hari ini juga, jangan hanya terseret oleh kondisi yang dibuat oleh indra dan kebiasaan, tetapi lihatlah secara mendalam ke tempat akar batin.
Makhluk biasa mengikuti indra dan pikiran, menciptakan kondisi, dan kondisi itu meneruskan arus kelahiran dan kematian. Sebaliknya, praktisi menembus tempat batin yang lebih dalam, sifat asli, memutus belenggu kondisi baru, dan melihat buah nirwana. Dengan istilah yang sulit, ini adalah latihan membedakan kebiasaan yang tersimpan dalam kesadaran alaya dari sifat asli batin tathagatagarbha. Sederhananya, ini bertanya apakah kita akan terus berguncang di permukaan batin, atau langsung melihat akar batin.