Sabda hari ini

Benih iman akan berbuah bila kita merawatnya setiap hari.

2026 . 06 . 30

Fakta bahwa kita memiliki sifat Kebuddhaan berarti setiap orang memiliki benih pencerahan. Namun, bagi kebanyakan orang, tidaklah mudah untuk melihat benih itu dengan segera, mengalaminya sepenuhnya, dan memiliki keyakinan yang teguh terhadapnya. Oleh karena itu, pengabdian bukanlah bukti yang lengkap sejak awal, melainkan titik awal untuk mempercayai ajaran yang benar dan meneguhkannya melalui praktik.

Sangat mudah untuk memahami jika Anda berpikir tentang bertani. Hanya karena ada benih di ladang bukan berarti benih tersebut akan langsung berbuah. Anda harus percaya bahwa benihnya ada, menyiapkan tanah, menyiraminya, mencabut rumput liar, dan menjemurnya di bawah sinar matahari. Ketika upaya itu terakumulasi, benih itu menjadi tunas, dan tunas itu tumbuh serta menghasilkan buah.

Sifat kebuddhaan juga seperti ini. Keyakinan bahwa “ada benih Buddha di dalam diri saya” bukanlah sebuah pernyataan yang menghentikan seseorang untuk berlatih. Sebaliknya, itu adalah kekuatan yang memungkinkan kita menjaga hati kita setiap hari. Mengucapkan sepatah kata kecil dengan lembut, berhenti ketika kemarahan muncul, dan melakukan apa yang perlu dilakukan dengan benar adalah semua praktik yang menjaga benih.

Meskipun Anda masih belum memiliki pengalaman langsung, tidak perlu berkecil hati. Yang harus Anda lakukan hanyalah percaya pada perkataan orang yang menyadarinya terlebih dahulu, lalu menerjemahkan keyakinan itu ke dalam tindakan hari ini. Iman menjadi lemah bila hanya tinggal dalam pikiran saja, namun bila diamalkan maka menjadi kekuatan pengubah hidup.

Oleh karena itu, yang penting jangan berhenti hanya memikirkan ada atau tidaknya benih. Ini tentang percaya pada potensi yang telah ditanam dan melakukan hal-hal kecil yang dapat Anda lakukan hari ini. Hati yang peduli setiap hari menuntun kita menuju pencerahan.

Bibit iman kita pelihara dengan perbuatan kita sehari-hari.

Sifat Buddha adalah benih pencerahan dalam diri kita. Sekalipun Anda belum sepenuhnya merasakan benih tersebut, Anda bisa percaya pada perkataan orang yang menyadarinya terlebih dahulu dan merawatnya dengan mempraktikkannya. Sama seperti benih yang harus disiram dan disiangi untuk menjadi buah, iman bertumbuh melalui praktik-praktik kecil sehari-hari.

Laporkan terjemahan
Benih iman akan berbuah bila kita merawatnya setiap hari.
Benih iman akan berbuah bila kita merawatnya setiap hari. komik
Iman dimulai dari benih kecil.
Jangan bilang selesai hanya dengan melihat bijinya.
Jagalah pikiranmu seperti kamu menyiram dan mencabuti rumput liar.
Bahkan tindakan kecil pun memupuk bidang praktik.
Iman yang Anda pelihara setiap hari akan membuahkan hasil.