Sabda hari ini

Itu Tergantung Bagaimana Anda Menetapkan Pikiran Anda

2026 . 06 . 16

Untuk mencapai apa pun di dunia ini, pikiran harus ditetapkan terlebih dahulu.

Jika seseorang ingin mencapai sesuatu, ia harus mengukir keinginan itu jauh di dalam hatinya dan terus bekerja dengan mantap. Sebuah keinginan sesaat yang dipikirkan sesaat lalu dilupakan, dan sebuah sumpah yang disimpan jauh di dalam pikiran dan diamalkan sampai akhir, tidak akan membuahkan hasil yang sama.

Doa pun sama.

Yang penting bukanlah berdoa satu atau dua kali dengan hati yang sungguh-sungguh, tapi terus berdoa tanpa kehilangan akal. Ketika pikiran bimbang, doa juga bimbang; ketika pikiran teguh, doa memperoleh kekuatan.

Latihannya juga seperti ini.

Sang Buddha mengajarkan bahwa setiap orang memiliki sifat Kebuddhaan, namun tidak semua orang langsung menjadi Buddha. Hal ini karena jalan menuju Kebuddhaan juga bergantung pada bagaimana seseorang menetapkan pikirannya.

“Saya pasti akan berlatih dan mendapatkan kebijaksanaan.” “Saya pasti akan memberi manfaat bagi makhluk hidup.” “Saya pasti akan mengikuti jalan Sang Buddha.”

Ketika sumpah dan cita-cita ini teguh, latihan memperoleh kekuatan, dan ketika kekuatan itu terakumulasi, seseorang bergerak menuju pencerahan.

Sutra Avatamsaka mengatakan, “Segala sesuatu dibuat hanya oleh pikiran.” Artinya segala sesuatu diciptakan oleh pikiran.

Saat pikiran lemah, jalan pun terlihat jauh. Ketika pikiran kuat, kita menemukan jalan bahkan melalui kesulitan. Ketika pikiran bimbang, kita mundur dari rintangan kecil; ketika pikiran kokoh, bahkan cobaan besar pun menjadi makanan untuk latihan.

Pada akhirnya, doa adalah pikiran, latihan adalah pikiran, dan menjadi seorang Buddha juga merupakan pikiran. Jalan untuk menjadi seorang Buddha tidaklah jauh; itu tergantung pada jenis pikiran yang kita keluarkan pada saat ini.

Itulah sebabnya para empu tua berkata,

“Membangkitkan pikiran itu sendiri adalah latihan, dan latihan itu sendiri adalah awal dari pencerahan.”

Jika Anda memegang keinginan yang sungguh-sungguh, jangan membiarkannya sampai akhir. Jika Anda menginginkan Kebuddhaan, jangan kehilangan pikiran akan Kebuddhaan.

Ketika pikiran sudah diputuskan, jalan terbuka; ketika sumpah teguh, kondisi berkumpul; ketika cita-cita itu berlanjut, apa yang diharapkan akhirnya tercapai.

Kekuatan doa datang dari pikiran, dan kekuatan amalan juga datang dari pikiran. Ketika kita memunculkan pikiran yang hebat, kehidupan juga tumbuh lebih besar; ketika kita mengukuhkan sumpah agung, jalan menuju kebangkitan terbuka. Maka dari itu, yang terpenting bukanlah lingkungannya, namun bagaimana kita mengatur pikiran.

Ketika pikiran sudah diputuskan, jalan terbuka; ketika sumpah teguh, latihan memperoleh kekuatan.

Untuk mencapai sesuatu, pikiran harus ditetapkan terlebih dahulu. Keinginan sesaat yang dipikirkan dan dilupakan berbeda dengan sumpah yang disimpan jauh di dalam pikiran dan diamalkan sampai akhir. Doa, latihan, dan Kebuddhaan semuanya memperoleh kekuatan dari pikiran.

Laporkan terjemahan
Itu Tergantung Bagaimana Anda Menetapkan Pikiran Anda
Itu Tergantung Bagaimana Anda Menetapkan Pikiran Anda komik
Pikiran harus diatur terlebih dahulu.
Keinginan sesaat dan sumpah itu berbeda.
Lanjutkan tanpa kehilangan akal.
Pikiran yang teguh mengubah cobaan menjadi makanan.
Ketika sumpahnya dalam, jalan terbuka.