Sabda hari ini

Kita Melihat Suka dan Tidak Suka Apa adanya

2026 . 06 . 26

Pikiran memunculkan rasa suka, dan juga memunculkan rasa tidak suka. Gerakan-gerakan ini muncul dan hilang sesuai kondisi, seperti fenomena alam. Saat musim semi tiba, kita mengenalnya sebagai musim semi; ketika musim panas tiba, kita mengenalnya sebagai musim panas. Dengan cara yang sama, pertama-tama kita belajar memperhatikan cuaca pikiran sebagaimana adanya.

Masalah yang lebih dalam seringkali bukan menyukai atau tidak menyukai dirinya sendiri, melainkan pikiran kedua yang mengikutinya. Ketika perasaan menyenangkan muncul dan kita berkata, “Saya harus memiliki ini,” itu menjadi kemelekatan. Ketika perasaan tidak menyenangkan muncul dan kita berkata, “Ini harus dihilangkan,” perasaan itu berubah menjadi kebencian. Ketika pikiran menciptakan reaksi lain selain reaksi pertama, penderitaan menjadi semakin dalam.

Oleh karena itu, latihan bukanlah pekerjaan menghapus emosi. Ketika cinta muncul, ketahuilah bahwa cinta telah muncul. Ketika rasa tidak suka muncul, ketahuilah bahwa rasa tidak suka telah muncul. Namun jangan berdiam diri di sana dan membuat diri yang tetap, orang lain yang tetap, dan cerita yang lebih besar. Apa yang muncul melalui kondisi dapat juga dibiarkan melewati kondisi.

Meditasi pernapasan bekerja dengan cara yang sama. Ketika nafas masuk, ketahuilah bahwa ia masuk. Ketika ia keluar, ketahuilah bahwa ia keluar. Kita tidak menambahkan “baik” atau “buruk”, “Saya melakukannya dengan baik”, atau “Saya gagal”. Kita sekedar mengetahui fenomena yang terjadi saat ini. Pikiran dan emosi dalam pikiran dapat dilihat dengan cara yang sama.

Latihan hari ini bukanlah memaksakan pikiran untuk taat. Ini adalah belajar mengetahui pikiran dengan jelas. Perhatikan baik-baik setiap kondisi, dan jangan menimbulkan keterikatan atau kebencian yang tidak perlu di atasnya. Ketika kita memperhatikan rasa suka dan tidak suka yang berlalu, pikiran perlahan-lahan kembali ke aliran alaminya.

Rasa suka dan tidak suka muncul melalui kondisi-kondisi, maka perhatikanlah hal-hal tersebut sebagaimana adanya tanpa melekat.

Suka dan tidak suka merupakan gerak alamiah yang muncul melalui kondisi. Penderitaan bertambah ketika kita menambahkan kemelekatan dan kebencian di atasnya. Latihannya adalah memperhatikan pikiran sebagaimana adanya dan membiarkannya berlalu dengan tenang sesuai dengan kondisinya.

Laporkan terjemahan
Kita Melihat Suka dan Tidak Suka Apa adanya
Kita Melihat Suka dan Tidak Suka Apa adanya komik
Kesukaan juga merupakan cuaca dalam pikiran.
Ketidaksukaan juga hilang untuk sementara waktu.
Ketika kita melekat, hal itu menjadi penderitaan.
Ketahuilah pikiran yang telah muncul sebagaimana adanya.
Biarkan berlalu dengan tenang dengan syarat.